Kelebihan Susu Kedelai Diabnding Susu Sapi

Seperti yang kita semua tahu, susu adalah minuman yang sudah ada sejak lama. susu memiliki banyak manfaat dengan harga terjangkau. Susu banyak tersedia di semua supermarket. Anda bisa mendapatkannya kapan saja anda mau. Susu berasal dari sapi perah betina. Di dalam susu yang kita minum setiap hari, terdapat banyak mineral.

Selain kalsium yang kita kenal seperti fosfor, besi, seng, tembaga, mangan dan molibdenum. Kandungan tersebut merupakan sumber kalsium untuk tubuh manusia. Dan rasio kalsium dan fosfor sangat seimbang bahwa konsumsi kalsium sangat mudah. Susu sangat bergizi dan lebih banyak orang memilih untuk meminumnya setiap hari. Namun, kita harus memiliki kesadaran bahwa susu tidak selalu baik. Khususnya untuk konsumen pria. Banyak penelitian ilmiah yang menyarakan bahwa pria yang sering minum susu lebih mudah menderita kanker prostat. Setelah penelitian selama 11 tahun Dokter Amerika telah menemukan bahwa 1.012 orang di 20.885 subjek memiliki penyakit ini. Pasien-pasien ini mengkonsumsi lebih banyak makanan susu daripada yang lain.. Statistik menunjukkan itu membandingkannya dengan orang biasa yang menelan 150 gammas kalsium dari makanan susu setiap hari, para pasien pria ini memakan 600 gammas dan vitamin D mereka lebih rendah dari rata-rata. Situasi ini meningkatkan risiko kanker prostat sebesar 32%.

Para ilmuwan memberitahu kita risiko kanker prostat bagi mereka yang minum

lebih dari 800 mililiter susu setiap hari adalah 34% lebih tinggi daripada mereka yang minum

kurang dari 120 mililiter. Studi serupa di Philadelphia, Amerika juga telah menunjukkan bahwa makanan susu yang berlebihan menyebabkan risiko tinggi kanker prostat.

Bagi penggemar susu sapi anda bisa beralih ke susu kedelai. Kami menyarankan agar memilih Melilea Susu Kedelai. Karena Melilea menjamin bahwa Susu Kedelai tersebut dihasilkan dari ladang organik, sehingga tidak mengurangi khasiatnya

Ada beberapa jenis senyawa di dalam sayuran dan buah yang bisa mencegah kanker. Lycopene adalah salah satu zat yangumumnya terkandung di dalam buah dan sayuran. Tomat mengandung banyak zat Lycopene. Percobaan Amerika menyelidiki 46.000 pasien selama enam tahun. Hal tersebut menunjukkan bahwa 773 diantaranya menderita kanker. Maka risiko bagi mereka yang makan tomat dua atau empat kali seminggu adalah 26% lebih rendah. Antioksidan dari lycopene adalah yang paling banyak dalam karotenoid. Dapat melindungi DNA, menahan proliferasi sel kanker dan mengatur keseimbangan hormon.

Beberapa pria harus menyadari hal itu

susu seharusnya tidak diperlakukan sebagai minuman.

Author: rewa